![]() |
DIDI MAULANA - Kita semua tahu rasanya ketika begadang menjadi sebuah pilihan untuk memaksimalkan kerja kita dimalam hari. Entah karena mengerjakan tugas kuliah yang belum selesai, tenggat waktu kerja yang semakin dekat, atau hanya karena kita terjebak menonton acara favorit hingga larut malam. Apa pun alasannya, banyak dari kita yang sering kali kurang tidur malam dengan nyenyak. Namun tahukah Anda kalau sering begadang berdampak besar pada kesehatan dan performa kerja kita? Mari kita bahas beberapa dampak dari kebiasaan ini.
Menurut (Zahrani, D.A. 2022) dalam artikel yang berjudul “Bahaya Begadang Terhadap Kesehatan Masyarakat” mengatakan bahwa begadang adalah kebiasaan buruk, Jika kita sering melakukan kebiasaan buruk ini maka akan berdampak pada kesehatan kita, misalnya saja tidur larut malam dapat menyebabkan gangguan jiwa atau kesehatan mental, membuat tubuh mudah terserang penyakit bahkan kematian.
Berikut dampak buruk dari keseringan begadang terhadap kesehatan:
1. Mengakibatkan gangguan mental
![]() |
| Ilustrasi kurang tidur (pixabay/ThuyHaBich) |
Begadang dapat menyebabkan gangguan mental dengan berdampak negatif pada fungsi kognitif, keseimbangan hormonal, dan keseimbangan kimia di otak. Hal ini dikarenakan akan mempengaruhi fungsi kognitif, termasuk konsentrasi, memori, dan pemecahan masalah.
2. Membuat tubuh mudah terserang penyakit berbahaya
![]() |
| Ilustrasi orang terkena penyakit (pixabay/PressFeatures) |
Jika kita begadang justru mengganggu fungsi optimal sistem kekebalan tubuh. Hal ini akan memicu adanya Penyakit berbahaya seperti diabetes, stroke, jantung dan darah tinggi.
Saat kita tidur, tubuh melakukan banyak proses penyembuhan yang membantu melawan infeksi dan penyakit. Kurang tidur mengganggu proses ini dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini membuat tubuh rentan terhadap patogen seperti virus dan bakteri.
3. Rentan mengalami kecelakaan
![]() |
| Ilustrasi kecelakaan (Pixabay/NettoFigueiredo) |
Begadang dapat meningkatkan rasa kantuk. Hal ini dapat menimbulkan risiko kecelakaan di jalan raya. Saat mengemudi, dalam keadaal kurang tidur bisa sangat berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa pengemudi yang lelah mirip dengan pengemudi yang mabuk. Kurang tidur dapat mengurangi koordinasi motorik, penglihatan, dan keterampilan mengemudi sehingga dapat berujung pada kecelakaan.
4. Kesulitan dalam berkonsentrasi
![]() |
| Ilustrasi sulit berkonsentrasi (piabay/Pexels) |
Kurang tidur dapat mengganggu kemampuan konsentrasi seseorang. Hal ini dapat berdampak pada pekerjaan atau aktivitas yang memerlukan banyak konsentrasi, seperti mesin berat atau peralatan berbahaya.
5. Mengakibatkan meningkatnya risiko kematian
![]() |
| Ilustrasi kematian (pixabay/kabe32) |
Jika badan terasa lelah namun harus tetap beraktivitas, itu akan mengakibatkan kondisi kesehatan tubuh semakin memburuk. bahaya begadang atau kurang tidur berisiko besar meningkatkan kematian. Tidur kurang dari 5 jam berdampak besar pada kesehatan tubuh. Peningkatan risiko ini terutama terjadi pada kematian akibat penyakit kardiovaskular.
Itulah dampak mengerikan saat kita keseringan begadang dimalam hari. Pola tidur memiliki peran yang cukup penting dalam berpikir dan belajar, sehingga anda perlu mengatur waktu dengan lebih baik agar daya ingat dan konsentrasi Anda lebih mudah.***





